Minggu, 19 Juni 2016

Budaya Populer "BATIK"

Budaya populer adalah ”budaya massa”, budaya yang diproduksi massa untuk konsumsi massa. Budaya massa adalah produk kebudayaan yang terus menerus direproduksi sekaligus dikonsumsi secara massal, sehingga industri yang tercipta dari budaya massa ini berorientasi pada penciptaan keuntungan sebesar-besarnya.

Tema : Produksi dalam Media Massa menghasilkan budaya populer
Judul :  Fashion Batik Menjadi Budaya Populer

1.    Sejarah Batik
2.    Perkembangan Fashion Batik di Indonesia dan Dunia
3.    Media Yang Digunakan
4.    Brand Ambassador
5.    Dampak Postif
6.    Dampak Negatif













1.    Sejarah Batik

Batik adalah kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan menorehkan malam (lilin khusus) pada kain, kemudian diproses dengan cara tertentu. Ada berbagai maca teknik dalam pembuatan batik yaitu cap, sablon, printing, tulis. Dari teknik pembuatannya batik tulislah yang dihargai paling mahal karena proses pembuatannya yag cukup rumit dan memakan waktu cukup lama. Batik ditetapkan oleh PBB melalui UNESCO sebagai warisan budaya dunia yang dihasilkan oleh Indonesia.

Batik tidak hanya berhasal dari pulau Jawa, berbagai daerah di Indonesia memiliki motif tertentu yang berbeda satu dengan yang lainnya. Motif pada batik memiliki arti tersendiri. Batik sudah dikenal sejak jaman Majapahit. Awal mula batik hanya dibuat untuk keluarga kerajaan, oleh para pengikut kerajaan batik dibawa keluar dan diperkenalkan kepada masyarakat umum. Pada masa penjajahan keluarga kerajaan sering berpindah – pindah melindungi diri dari satu tempat ke tempat yang lain hal itu lah yang juga membuat batik semakin dikenal kalangan luas.

Sumber : Batik Nusantara: Makna Filosofis, Cara Pembuatan, dan Industri Batik


2.    Perkembangan Fashion Batik di Indonesia dan Dunia

Perlahan batik mulai meramaikan dunia Fashion baik didalam maupun diluar negri. Mulanya batik hanya digunakan oleh kalangan lansia dan menengah ke atas karena harganya yang mahal. Namun munculnya batik printing dan cap memudahkan semua kalangan yang ingin mengenakan batik tanpa memikirkan harga yang selangit. Kini batik bervariasi mulai dari baju santai, seragam, gaun dan lain – lain. Pesatnya perkembangan batik tidak lepas dari peran para produsen dan desainer fashion batik seperti Danar Hadi.

Majunya teknologi dan informasi membuat masyarakat dunia terbuka akan mode fashion. Batik kini tidak hanya terkenal diIndonesia tetapi juga terkenal dibelahan dunia lain seperti Amerika, Malaysia, Australia, dan lain – lain. Di dalam negri sendiri batik menjadi sebuah keharusan seseorang untuk memilikinya, entah itu berbentuk kain ataupun pakaian.

Batik memiliki daya tarik sendiri bagi seseorang, karena batik memiliki banyak kelebihan seperti motifnya yang berbeda – beda. Desainer Indonesia ataupun luar negri berlomba – lomba membuat kreasi pakaian pria dan wanita menggunakan batik.

Sumber : koleksidress.com/perkembangan-model-dress-batik-modern-di-dunia-fashion


3.    Media Yang Digunakan


a.    Televisi : Mensponsori acara – acara telivisi dengan
              meminjamkan produknya kepada pengisi acara.
               -Putri Indonesia 2015 di channel Indosiar (Batik Sultan).

b.    Majalah : Jogja Fashion Festival 2016 bertema batik dan kain 
              songket seperti pada halaman mode KARTINI
              edisi 2423.

c.    Koran  :  Koran Sindo pada konten Lifestyle menulis artikel Batik
              Gaya Modern. (edisi 08-11-2015)

Media Sosial

a.    Instagram
Adanya akun yang menjual batik dan akun yang memberi inspirasi penggunaan batik.
(@alleira_batik, @batiktjetje)


b.    YouTube
Video – video tentang tutorial menggunakan kain batik, cara membuat batik, cara merawat batik, dll.
(YouTube channel Linda Zubairy, UNESCO, Javaconnection)

c.    Facebook
Forum jual beli batik, forum pencinta batik,dll.
(Batik Kultur Dea, Batik GAYA, NdaruKu Batik, Batik Amarillis).

                        

Sumber : Majalah Kartini, sindonews.com,  Instagram, facebook.

 

 

 

4.    Brand Ambassador
Kegunaan Brand Ambassador adalah sebagai strategi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan agar produknya mendapat perhatian dari konsumen. Dalam Fashion Hijab ini pun tidak luput dari adanya Brand Ambassador dalam mempropagandakan gaya berpakain.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Ikatan Pecinta Batik Nusantara memprakarsai pelenggaraan kegiatan Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) yang pertama kali, yaitu pada tahun 2011, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan akan warisan budaya Indonesia khususnya di kalangan generasi muda.

Dari para desainer Indonesia mereka memasarkan produknya selain melalu pagelaran busana juga melalui artis atau biasa disebut endorsement. Desainer Indonesia yang mengenalkan batik ke dunia Internasional salah satunya adalah Irwan Tirta dengan brand Irwan Tirta Private Collection menggelar fashion show dalam acara Indonesia Night di Madrid pada Mei 2015.





Desainer yang menggunakan artis sebagai brand ambassadornya:

·         Annisa Pohan terpilih sebagai brand ambassador Alleira Batik sejak tahun 2013.
Sumber: alleirabatik.com


d.    Dampak Positif

Ø  Dengan berkembangnya teknologi batik jadi mudah untuk dikenal dunia, selain itu juga menjadikan bangsa Indonesia banyak disorot dunia terutama dalam bidang Fashion.


e.    Dampak Negatif

Ø  Karena kemajuan teknologi juga munculnya batik printing dan cap yang menimbulkan limbah yang dapat merusak lingkungan.













DAFTAR PUSTAKA

Wulandari, Ari, Batik Nusantara: Makna Filosofis, Cara Pembuatan, dan Industri Batik, Yogyakarta: ANDI Yogyakarta
koleksidress.com/perkembangan-model-dress-batik-modern-di-dunia-fashion
www.alleirabatik.com
www.Instagram.com
www.Facebook.com

www.sindonews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar